6 Hal Ini yang Biasanya Dirasakan Seorang Ibu Baru

6 Hal Ini yang Biasanya Dirasakan Seorang Ibu Baru

Membayangkan makhluk kecil yang sekitar ini tumbuh di dalam rahim tiba-tiba hadir dan dapat kita lihat wujudnya secara nyata pasti adalahsebuah empiris yang luar biasa. Sejak ketika itu, otomatis anda menyandang status baru, yaitu menjadi seorang ibu. Bahagia? Tentu. Tak terdapat satu kata juga yang dapat menggambarkan perasaanmu ketika itu.

6 Hal Ini yang Biasanya Dirasakan Seorang Ibu Baru
6 Hal Ini yang Biasanya Dirasakan Seorang Ibu Baru

Namun katanya, perjuangan yang sebetulnya baru saja dibuka ketika si kecil bermunculan ke dunia. Judibolawin Wedding kali ini mengupayakan merangkum apa saja yang seringkali terjadi saat anda telah menjadi seorang ibu. Baca deh, biar tak kaget nanti. Banyak senangnya, namun nggak dapat dimungkiri terdapat yang buat berat juga. Yuk, anda belajar sama-sama!

1. Begadang bakal jadi rutinitas baru. Dari mulai minta nyusu, ganti popok, perah ASI atau hanya sekadar mohon ditemani ngobrol

Punya bayi berarti mesti siap begadang. Si kecil seringkali masih butuh adaptasi dengan waktu. Dia dapat mengompol dan minta nyusu kapan saja dia mau. Ayah dan ibunya lah yang mesti siap kapanpun dibutuhkan. Beruntung andai si bayi jam tidurnya telah menyesuaikan jam istirahat orang dewasa, karena tidak sedikit juga yang jam aktifnya malah di malam hari hingga menjelang subuh, sedang siangnya dia justeru terlelap tidur. Kalau telah begini, tengah malam pun anda harus terjaga menemaninya membual dalam remangnya lampu kamar.

Belum lagi kegiatan perah ASI yang pun harus rutin dilaksanakan di malam hari, khususnya untuk ibu yang bekerja. Jika tidak disiapkan semenjak masih dalam masa cuti, stok ASI perah tak bakal mencukupi keperluan saat ditinggal bekerja nanti. Jadi, begadang juga dilaksanakan untuk dalil yang satu ini.

2. Isi galeri HP akan sarat dengan potret dan video yang merekam tingkah lucu si bayi

Kalau seringkali galeri HP-mu sarat dengan foto selfie atau foto bersama teman-teman di lokasi nongkrong, sesudah jadi ibu, semuanya otomatis berubah. Disadari atau tidak, kenangan HPmu akan sarat dengan potret dan video yang merekam tingkah lucu si bayi. Dari seluruh momen yang diambil, rasanya semuanya hendak diunggah ke media sosial. Padahal sih pose-nya itu-itu saja.

Jadi tahu ‘kan mengapa sekarang nyaris semua media sosial isinya potret bayi? Teman-temanmu yang telah pada jadi ibu tersebut nggak tahan kalau potret anak mereka cuma ditabung di kenangan HP-nya saja. Inginnya seluruh orang tahu bahwa dia kini sudah jadi ibu dari anak yang lucu ini.

3. Menjadi ibu baru berarti ketika dimana online shop yang menjual baby stuffs lebih unik perhatian

Jadi ibu pun membuat online shop yang menjual baby stuffs lebih unik perhatian daripada online shop langganan. Kini, melakukan pembelian barang untuk anak lebih urgen daripada guna diri sendiri. Semua baju dan mainan anak lebih menghabiskan isi isi kantong daripada belanja skin care. Untuk yang satu ini, rasa-rasanya anda perlu mengontrol keinginan supaya tidak jadi membludaknya pengeluaran bulanan.

4. Bisa tenang ketika mandi sampai sukses keramas ialah kemewahan tersendiri

Menjadi ibu pun akan berkutat dengan kegiatan keseharian yang diulang-ulang. Memandikan, menyusui, bermain, memandikan, menyusui, menidurkan, begitu terus masing-masing hari. Kelihatannya memang mudah, tapi anda harus siaga tidak jarang kali 24 jam penuh. Alhasil, me time yang sangat mudah ialah bisa tenang ketika mandi (apalagi sampai dapat keramas) tanpa terganggu tangisan bayi.

Jangan kaget bila tiba-tiba si bayi malah terbangun saat anda sedang bermukim mandi sebentar. Itu jadi kisah yang hampir dirasakan oleh seluruh ibu baru. Meski telah ada yang membantu, sebagai ibu tentu anda jadi menyegerakan masa-masa mandimu supaya cepat-cepat dapat mengurus pulang si bayi.

5. Mendadak jadi guru TK karena nyaris setiap hari mendendangkan lagu anak-anak

Mendadak, anda menjadi seorang guru TK karena nyaris setiap hari mendendangkan lagu anak. Entah guna menghibur si bayi yang menangis, ketika memandikan atau lagu timang-timang sebagai pendahuluan tidur. Sampai terdapat masanya saat anda mandi atau sekadar sedang berhias sambil bersenandung, lantas yang terbit dari mulutmu tidak lagi lagu top 40, tapi justeru lagu-lagu anak. Ini lucu, namun begitulah kenyataannya.

6. Saat anak sakit, dunia seakan runtuh

Menjadi ibu baru pun akan menikmati dunia yang laksana runtuh ketika anak sakit. Meski ‘hanya’ batuk dan pilek, anak tetaplah anak yang bisanya rewel dan merengek. Membayangkan terdapat bayi yang hidungnya tersumbat benar-benar menciptakan hati seorang ibu serasa ikut sakit. Meski sepertinya berlebihan, namun itulah kejujuran yang dialami seorang ibu.

Intinya, empiris jadi ibu ialah hal yang tidak dapat ditukar, tidak dapat tergantikan dan tidak dapat terlupakan. Meski lelah, kadang menghabiskan tenaga, emosi dan pun biaya. Nikmatilah, sebab masa-masa tersebut tak bakal kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *